Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral! Ku Bayarin Kuli Tua Untuk Jilat Memek 2

 Tradingan.com - Ting.. tong.., Kubuka pintu kamar.

“Hai”, salamnya.
“Hai juga, sendiri apa dianter?”, kutanya basa basi.
“Dianter demit apa, hehehe”, cair sekali suasananya.

Semoga semuanya berjalan lancar. Ini semua demi kepentinganku, menyalurkan hasrat seksualku yang lagi menuntut.


Kuamati dandanannya cukup berkelas, bahkan tidak nampak norak bak pelacur kelas jalanan, maklum eks model. Memang yang kupilih adalah eks model untuk memastikan kualitas kecantikannya. Sebenarnya banyak juga yang cantik-cantik yang bukan model, tetapi daripada seperti memilih kucing dalam karung mendingan cari kepastian aja deh. Kulit putih mulus, tinggi langsing dengan dada menjulang, hidung mancung dan wajah oval. Klop sebagai the beauty.

Dia sempat agak kaget ketika ada orang lain di situ, Bapak itu, yang duduk di kursi pojok ruangan. Bapak itu anteng saja dan tidak menatap sama sekali sang aktris.

“Della, ehm sori ya kita perlu bicara sebentar”, aku mulai menceritakan semuanya sejak masalahku sampai hasratku yang dapat dipenuhi melalui cara ini.
“Tenang aja Mas, no problem, it’s all about money, Dear. But it’s better when he could make me satisfied. Who knows.”

Aku lega sekali, malah dia mulai menatap bapak itu dengan tatapan tajam dan mengundang. Kudekati si bapak dan memberitahukan bahwa wanitanya oke-oke saja malah penasaran ingin menikmati tubuhnya. Si Bapak mulai bangkit dan berani menatap Si Wanita.

Aku duduk di pojok dan mempersilakan keduanya melakukan adegan sesuai dengan inovasi mereka sendiri. Keduanya duduk di tepian ranjang. Sengaja tadi si Bapak tidak kusuruh mandi dulu, badannya masih berkilau-kilau berkeringat meskipun sudah agak lama terkena AC kamar hotel. Biarlah mereka yang memutuskan untuk mandi atau tidak.

Si Bapak masih canggung, Si Wanita yang membimbing. Dipegangnya tangan Si Bapak lalu ditimpakan di pangkuannya sambil diiringi dengan lembut tatapan merayu seorang wanita. Badannya mencondong sehingga tetek sebelahnya yang gede itu telah berkenalan dengan lengan Si Bapak yang kokoh.

Nah, Harimau sudah menggeliat mulai terpancing dari tidurnya. Direngkuhnya pundak Della. Dibelai-belai, dan tangan satunya mulai mengusap-usap paha. Della menggelinjang karena tangan kasar itu sangat efektif meraba ujung-ujung sarafnya.

Della sedang mencoba dunia baru. Dunia bawah tanah yang tidak pernah ditengok sebelumnya. Rasa penasaran membangkitkan gairahnya. Roknya berbelah tinggi, hingga ketika duduk pahanya sudah terpampang telanjang sampai pangkal. Si Bapak yang bibirnya hitam kasar mendekat menuju pipi. Nafas nampak mulai memburu dan bertekanan, otot-otot mukanya mulai bangkit menonjol dan mengeras.

Pemandangan erotis yang luar biasa ini ditangkap oleh mata Della sangat mengkilik-kilik nurani kewanitaannya. Ingin ia melayani dan memuaskannya. Naluri bawaan setiap wanita. Aku ikut mulai menghangat.

Ketika Della mulai membuka kancing baju batik lusuh Si Bapak satu-persatu dari ujung atas, bibir hitam dan tebal Si Bapak sedang mulai menyapu-nyapu pipi mulus Della. Pipi Della merona hangat dialiri darah yang terpacu oleh jantung yang meningkat detaknya. Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia